Situasi Belum Aman, Bos BI Beberkan Sederet Ancaman untuk RI!

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo saat menyampaikan Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan April 2023. (Tangkapan Layar Youtube Bank Indonesia)

Bank Indonesia (BI) berpandangan tantangan perekonomian nasional ke depan masih cukup besar, khususnya yang bersumber dari global. Meskipun ketahanan perekonomian semakin kuat agar terhindar dari ancaman tersebut.

Hal ini disampaikan Gubernur BI Perry Warjiyo saat Peluncuran Buku Kajian Stabilitas Keuangan No.40 di Hotel Kempinski, Jakarta, Rabu (10/5/2023)

“Kami terus mewaspadai sejumlah tantangan yang dapat muncul ke depan baik dari perlambatan ekonomi dunia pengetatan pasar keuangan global dan tekanan di bank AS,” jelasnya.

Ekonomi nasional masih mampu tumbuh tinggi yaitu di atas 5% saat situasi dunia sedang tidak kondusif. Stabilitas sistem keuangan dipastikan juga terus membaik, terlihat dari pertumbuhan maupun https://dwslot88apk.com/ antisipasi risiko.

Perry menuturkan, BI bersama dengan pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) siap implementasikan Undang-undang (UU) PPSK demi menciptakan sistem keuangan yang semakin berdaya tahan.

“Baik memperkuat pencegahan krisis dan mendorong kredit dan pembiayaan ke sektor riil dan terus juga dilakukan dengan otoritas sektor keuangan, pelaku baik perbankan maupun non bank dan dunia usaha. Semua diarahkan untuk pemulihan dan transparansi ekonomi nasional,” terang Perry.

BI melihat pertumbuhan kredit akan berada di atas 10% ke depannya. “Kredit dan pembiayaan tumbuh 10-12% pada tahun ini dan tahun depan, ketahanan sistem keuangan juga akan tetap kuat ditopang permodalan dan likuiditas yang tinggi, inklusi keuangan juga akan terus tumbuh termasuk untuk pembiayaan ke UMKM,” pungkasnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*