Raja Charles Mau Pakai Berlian Curian Saat Upacara Penobatan?

Mahkota kerasjaan Inggris. (Max Mumby/Indigo/Getty Images)

Beberapa jam jelang penobatan Raja Charles III, sejumlah masyarakat Afrika Selatan kembali menyerukan Kerajaan Inggris untuk segera mengembalikan berlian asli milik mereka.

Berlian yang dimaksud adalah Cullinan atau Bintang Besar Afrika (Great Star of Africa). Diketahui, berlian tersebut salah satunya dipasang di tongkat kerajaan yang akan dipegang Raja Charles III saat penobatannya pada Sabtu (6/5/2023) esok.

Sebenarnya, bagaimana sejarah munculnya berlian Cullinan sehingga Inggris disebut mencurinya dari leluhur Afrika Selatan?

Dilansir dari BBC, Cullinan adalah berlian terbesar di dunia dengan berat awal 3.106 karat yang ditemukan di pertambangan Afrika Selatan pada 1905. Dilaporkan, Cullinan hampir seukuran kepalan tangan orang dewasa, yakni 10,1 x 6,35 x 5,9 cm dan berwujud transparan.

Mengutip dari laman Royal Collection Trust, berlian itu dinamai sesuai nama ketua perusahaan pertambangan, Thomas Cullinan. Setelah ditemukan, berlian itu kemudian dipotong oleh pemotong berlian, Asschers of Amsterdam untuk diubah menjadi beberapa bagian.

Menurut Royal Asscher Diamond Company, yang merupakan perusahaan pemotongan berlian yang sudah eksis sejak 1854 di Belanda, permata itu dibeli oleh Pemerintah Transvaal Afrika Selatan yang saat itu dijalankan oleh Kerajaan Inggris. Berlian ini lalu diberikan sebagai hadiah ulang tahun Raja Edward VII pada 1907.

“Mereka bermaksud mempersembahkan hadiah untuk Raja Edward VII untuk ulang tahunnya yang ke-66,” ungkap penulis dan sejarawan Lauren Kiehna, dikutip dari The South African, Jumat (5/6/2023).

“Pada awalnya, Raja tidak mau menerima hadiah tersebut; ada juga perdebatan yang cukup besar mengenai apakah tawaran itu akan diajukan atau tidak; tetapi, setelah dibujuk (oleh Winston Churchill), dia akhirnya setuju untuk menerimanya,” lanjut Kiehna.

Berlian itu pun tiba di Inggris pada 7 November 1907 ketika Edward VII, atau “Bertie”, menerimanya sebagai hadiah ulang tahunnya.

Setelah kematian Raja Edward pada 1910, Raja Goerge V menetapkan Cullinan I dan II di simbol Kerajaan, yakni tongkat dan mahkota. Sementara itu, Cullinan VI dan VIII kemudian dibawa oleh Raja Edward VII sebagai hadiah untuk Ratu Alexandra.

Sedangkan, potongan batu lainnya diakuisisi oleh Pemerintah Afrika Selatan dan diberikan kepada Ratu Mary pada 1910 untuk mengenang Peresmian Persatuan. Mereka diwariskannya kepada Ratu Elizabeth II pada 1953.

Hingga saat ini, potongan berlian terbesar alias Cullinan I terpasang di tongkat Kerajaan Inggris dan Cullinan II terpasang di mahkota. Tongkat dan mahkota Kerajaan itu akan digunakan Raja Charles III dalam penobatannya besok.

Sebagai informasi, berlian Cullinan I adalah berlian dengan ukuran terbesar yang ‘dipegang’ oleh Kerajaan Inggris, yakni 530 karat. Cullinan I berbentuk buah pir dan ditetapkan sebagai batu utama di Tongkat Kerajaan Inggris.

Lalu, berlian yang lebih kecil atau Cullinan II atau Smaller Star of Africa dengan berat 317 karat ditempatkan di posisi utama, depan, dan tengah Mahkota Kerajaan Inggris yang megah.

Sementara itu, sejumlah berlian yang ‘kurang terkenal’, termasuk Cullinan III, IV, dan V juga akan tampil dalam upacara penobatan tersebut. Batu permata itu adalah bagian dari koleksi perhiasan pribadi mendiang Ratu Elizabeth II.

Dilaporkan oleh BBC, perhiasan tersebut telah diubah menjadi versi modifikasi Mahkota Ratu Mary dari 1911 dan akan digunakan di kepala Permaisuri Ratu, Camilla selama upacara penobatan berlangsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*