Perjuangan Suci Patia Anak Mendiang Gatot Brajamusti saat Ortunya Dipenjara

Perjuangan Suci Patia Anak Mendiang Gatot Brajamusti saat Ortunya Dipenjara

Presenter Suci Patia berbagi kisah terkait perjuangan dirinya dan adik-adiknya kala mendiang ayahnya, Gatot Brajamusti, dipenjara karena banyak kasus dari narkoba, senjata api ilegal, hingga pelecehan seksual pada 2016. Ia mengakui momen itu tak akan hilang dari ingatannya.
Suci Patia bukan cuma berpisah dengan Gatot Brajamusti. Tapi ia juga harus ditinggal ibundanya yang ikut masuk penjara selama satu tahun.

“Itu momen pelajaran hidup yang berharga buat aku. Apa yang terjadi sama papa berdampak banyak ke kehidupan aku dan adik-adik. Aku dan adik-adik menyelamatkan diri masing-masing semuanya,” ujarnya saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kemarin.

“Jadi merupakan momen yang nggak bisa terlupakan. Tapi aku bersyukur kejadian papa membuat banyak hal baik yang berdatangan dalam hidup aku. Jadi aku bisa naik step lebih tinggi, aku punya motivasi untuk tunjukin oke aku bisa dikenal tanpa embel-embel anak bapak Gatot, terkenal dengan versi diri aku,” lanjutnya.

Saat ibu dan ayahnya masuk penjara, Suci Patia mengaku banyak berjuang. Ia bahkan sempat cuti kuliah dan adik-adiknya tidak sekolah selama tiga bulan karena takut ditanya mengenai masalah hukum orang tuanya https://143.42.75.229.

“Saat itu berita papa viral sekali, kita ditanyain untuk suatu hal yang kita sendiri nggak tahu itu apa. Kami sangat syok dan kagetnya, orang dibandingkan support tapi menggunjing kami. Kami struggle-nya bukan finansial, tapi lebih ke mental. Harus nyiapin mental agar nggak malu ketemu orang,” tuturnya.

“Akhirnya kita move on sama-sama, papa ketangkap di Lombok, kita sempat tinggal di Lombok sebulan sama adik-adik aku di kos-kosan, supaya dekat nengokin papa mama,” sambungnya.

Suci Patia mengatakan kala terimbas kasus ayahnya, ia menyebut rekan Gatot Brajamusti menjauhkan diri. Ia dan adik-adiknya tak ada yang mendampingi, tapi enggan menyalahkan keadaan.

“Saudara papa semua di Sukabumi, teman papa aku paham mereka menjauhkan diri karena takut terlibat, aku paham banget dan nggak menyalahkan nggak banyak orang yang datang ke keluargaku, karena kasus itu viral sekali. Kalau aku ada di posisi mereka, akan seperti itu,” katanya.

Butuh waktu dua tahun buat Suci Patia menerima semua kondisi yang terjadi terhadap keluarganya. Ia pun kini sudah bangkit dan siap menjelaskan apa pun yang terjadi dengan ayahnya.

Lebih lanjut, Suci Patia ingin dikenal karena prestasi. Dari masalah yang menimpa mendiang ayahnya, ia termotivasi untuk hidup yang lebih baik.

“Jadi aku dikenal atas kasus papa, padahal aku tuh punya prestasi dan berhak dikenal tanpa embel-embel papa aku. Jadi itu buat aku termotivasi. Memang ada kesulitan tapi ada kemudahan yang berdatangan. Kadang ada orang yang mau bahas kasus papaku, ya sudah terima saja. Kalian mau dijelasin soal apa, aku jelasin apa yang mau kalian tahu,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*