iPhone 15 Terancam Diblokir di Eropa, Ini Biang Keroknya

CEO Apple Tim Cook membuka tokonya di India. Toko ini menjadi sejarah baru bagi pembuat IPhone di pasar ponsel pintar terbesar kedua di dunia itu. (Hindustan Times via Getty Images)

Apple sudah lama dikritik gara-gara dianggap anti-kompetisi. Hal ini menyangkut produk iPhone yang memakai konektor Lightning untuk pengisian daya.

Padahal, pabrikan HP lain secara serempak menggunakan port USB-C. Uni Eropa pun bersikap tegas menetapkan aturan bagi semua vendor yang memasarkan HP di benua tersebut, yakni wajib pakai port USB-C.

Sejak tahun lalu, beredar kabar bahwa Apple akhirnya menyerah. Seri iPhone 15 dikabarkan bakal pakai port USB-C untuk mengikuti ketetapan Uni Eropa.

Namun, kabar tersebut masih simpang-siur. Ada laporan yang menyebut Apple masih mencari cara agar tetap menggunakan port Lightning di iPhone 15.

Maju-mundur tersebut membuat Uni Eropa kembali menegaskan pernyataannya. Dikutip dari AppleInsider, Jumat (5/5/2023), Uni Eropa mengatakan tak akan mentolerir Apple jika tak mau ikut aturan.

“Perangkat yang tidak patuh dengan ketentuan charger, tidak akan diijinkan berjualan di pasar Uni Eropa,” kata Thierry Breton, Komisaris Eropa untuk Pasar Internal.

Artinya, jika Apple tetap bersikeras dengan port Lightning, maka iPhone 15 terancam diblokir dari salah satu pasar terbesar di dunia.

Ada pula rumor yang menyebut iPhone 15 akan memakai USB-C, namun hanya kompatibel dengan kabel buatan Apple. Hal ini tentu bertentangan dengan tujuan awal, yakni menggunakan charger universal yang kompatibel untuk semua perangkat.

Selain soal charger, Apple juga diminta untuk membuat sistem operasi iOS lebih terbuka. Salah satunya dengan mengizinkan ‘sideloading’, yakni instal aplikasi di luar toko aplikasi App Store.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*